Saturday, 24 October 2020
2 views

Sejumlah Jurnalis Dilarang Meliput Saat Rekonstruksi Kasus Penembakan Mahasiswa UHO

 

JNN, Detektif, Kronologis pelarangan liputan sejumlah jurnalis saat rekonstruksi kasus penembakan mahasiswa randi.

Sultra_ tabloiddetektif.com, Jumat 20 Desember 2019, sekira pukul 15.45 Wita. Sejumlah jurnalis, Algazali (SCTV-Indosiar, Wiwid Abid Abadi – kumparan.com, Hasrul Tamrin – sultrakini.com) mendatangi lokasi rekonstruksi kasus penembakan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara (Disnakertrans Sultra) Jalan Abdulah Silondae, Kendari.

Saat melakukan peliputan, Algazali Kontributor SCTV – Indosiar, di depan gerbang Disnakertrans Sultra, salah seorang oknum polisi berpakaian sipil, mendatanginya dan melarang mengambil gambar.

Tidak lama kemudian, datang Asdar Zuula (Ketua IJTI Sultra-iNews Kendari) bersama Erdika Mukdir (tvone), tiba di lokasi rekonstruksi. Saat Asdar meliput mengambil gambar adegan reka ulang penembakan, seorang oknum polisi berpakaian sipil datang melarang agar tidak mengambil gambar video. Dengan kalimat kurang lebih “jangan dulu ambil gambar, biarkan kami bekerja dulu”

Setelah itu, sejumlah jurnalis mundur dan mencoba mengambil gambar dari jarak jauh di seberang jalan depan Kantor Disnakertrans Sultra. Tidak lama kemudian, puluhan polisi meninggalkan lokasi rekonstruksi. (JNN)

Editor : Latif Nudju

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *