Saturday, 31 October 2020
28 views

Ada Apa Kepala Kantor ATR/BPN Kota Makassar Gagal Ditemui Kuasa Pengurus Sianny Octavia

 

Makassar- Kedua kalinya Kepala Kantor Kementerian ATR/BPN Kota Makassar Gagal ditemui team media itupun dua hari sebelumnya kami datang juga untuk menemui beliau Kepala Kantor tapi tidak ada di tempat. Melalui sekretarisnya titip pesan supaya pihak Kepala bisa menemui kami. Hari itu juga mengagenda surat secara resmi supaya Kepala Kantor aturkan waktu untuk ketemu.

Maksud untuk ketemu, konfirmasi ada apa begitu lamanya belum diterbitkan sertifikat Sianny Octavia sedang sudah lama berkekuatan hukum tetap.

Secara bersamaan Hendra Syam, Kuasa pengurus mengatakan sudah dijanji ini hari untuk ketemu Jumat(18/09/20)

Tapi kenyataannya Kepala Kantor ATR/BPN tidak ada lagi di Kantor. Ketika Hendra Syam beberapa saat sudah berada di Kantor ATR/BPN Makassar, Hendra Syam menelpon Kepala Kantor beberapa kali dan tidak diangkat.

Kuasa Pengurus yang merasa kecewa karena tidak ada satupun dari pihak Kantor Kementerian ATR/ BPN Kota Makassar yang berkompeten bersedia ditemui untuk membahas suatu permasalahan yang terjadi pada kantornya. Kuasa Pengurus Hendra Syam, ST yang dikonfirmasi pada Jumat (18/09/2020) mengatakan, bahwa kedatangan kami ke kantor BPN ini untuk bicara dan berdialog secara baik-baik karena kami dijanji Kamis kemarin oleh Bagian Hukumnya, pak Ambo untuk ikut dalam rapat atas perintah Kepala Kantor, “ujarnya.

Ia menambahkan, hari ini saya mau tau apapun hasilnya. Menurut Security katanya pak Ambo lagi keluar makan siang dan belum kembali padahal ini sdh jam 15 (jam 3 sore), jangankan mau ketemu ditelpon saja tidak diangkat, jadi kami rasa rapatnya ini tidak ada hasilnya, “ujarnya.

Setelah tidak ada kejelasan untuk ketemu dengan pak Ambo, sekalipun pak Ambo sendiri membuat janji. Lanjut Hendra, kembali sampaikan ke Security untuk bertemu Bagian Humas tapi humasnya juga tidak bersedia bertemu, seakan-akan ini semua sudah diatur tidak mau ketemu dengan kami. Ada apa dengan pihak ATR/BPN Kota Makassar yang berkompeten tidak mau ketemu, apa memang begini kinerjanya, sepertinya ingin menutup akses kepada kami yang telah dirugikan selama ini?

Selanjutnya kalau tidak ada kejelasan maka kami akan gugat BPN Karena semua tahapan sudah dilalui.

“Sebelumnya juga sudah banyak kerugian material kami alami termasuk janjinya untuk buatkan sertipikat selama 90 hari kerja, dan kami mendaftar mulai dari Tahun 2015 lalu, semua permintaannya sudah diikuti tapi Sertipikat terbengkalai. Rencana kami akan tuntut secara HIGH CLASS, bagaimana dan berapa lama waktunya. Makanya kalau tidak bisa di laksanakan kembalikan saja berkas itu terus buat telaah yang intinya kami akan bicara pada waktunya”. Ucap Hendra Syam

“Sebelumnya kami juga sudah bicara dihadapan Ketua Pengadilan dan pihak BPN terlibat termasuk pak Ambo ikut bertanda tangan dihadapan Ketua Pengadilan bahwa ini putusan N.O dan setau saya putusan ini tidak bisa di eksekusi harus dilaksanakan dulu oleh pihak Kantor ATR/BPN Makassar. “Sudah dua kali kami ke Kantor ATR/BPN Makassar menemui Kepala secara baik baik tapi sepertinya kami sengaja tidak diberi akses, kami minta tolong karena ini rangkaian dari pada pelepasan aksi demo, katanya kita dilarang jadi tolong sampaikan kalau kami sudah sangat kecewa, ” Hendra Syam menutupnya.

Penulis : Latif

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *