Monday, 08 March 2021
17 views

Kadis Pertanian Bone Dampingi Gubernur Sulsel Panen Raya Jagung Hibrida Nasa 29 Di Unra

BONE SULSEL “Pelaksanaan Panen Perdana Benih Jagung Hibrida NASA 29 tentang berjalan dimana Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menghadiri penen raya benih jagung hidbrida nasa-29 di Desa Unra Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulsel, Minggu (14/02/2021).

Hadir pula Wakil Bupati Bone, H. Ambo Dalle bersama unsur Forkopimda Bone, serta Kadis Pertanian dan Holtikultura Bone, Ir.H.Sunardi Nurdin, M Si, Kepala B Sulselbar Bone dan Ketua HKTI Bone.

Nurdin Abdullah menyatakan, Bone ingin dijadikan mandiri dalam hal benih jagung. Lahan seratus hektar ditanami benih jagung hibrida nasa-29, hari ini telah di panen.

Produksinya per satu hektar sebanyak 4 ton jagung. Bahkan, jika dibibit tanam, bisa menghasilkan 14 ton.

“Kalau dibibit tanam bisa menghasilan 14 ton. Tinggal diperluas lahannya, supaya bisa mandiri benih. Apa lagi ada inovasi, ditingkatkan produksinya. Ke depan kita bisa menghasilkan bibit umur pendek dengan produksi lebih besar lagi,” ujarnya.

Ditambahkan sampai hari ini petani masih menghadapi masalah klasik.
Apabila musim menanam, bibit menjadi soal. Ketika memupuk, pupuk menjadi soal. Ketika panen raya tiba, harga menjadi soal. Ia menyebut harga pokok penjualan (HPP) jagung Rp 3.150.

Harusnya ini bisa dinikmati oleh petani, Namun, biasanya petani pinjam benih dan pupuk dulu. Setelah panen harganya justru turun. Akibatnya, tidak bisa berdaya menjual hasil produksinya.

Maka dari itu, pemerintah harus hadir. Perseroda dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulsel harus mengambil peran.

“Kita harapkan pemerintah hadir. Ketika mau menanam, benih ada. Ketika mau memupuk, pupuk tersedia. Ketika panen, harga sesuai HPP. Bahaya kalau petani tetap miskin. Siapa mau jadi petani kalau tidak memberikan jaminan hidup,” ucapnya.

Orang nomor satu Sulsel ini menambahkan bahwa masih ada permainan kartel, sehingga ini harus diputus.

“Sudah menjadi rahasia bahwa masih ada kartel, ini yang harus kita putus. Bayangkan petani siang malam garap lahan, giliran panen tidak mendapatkan hasil maksimal. Ini menyedihkan,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Bone dua Periode H.Ambo Dalle dalam sambutannya sekaligus mewakili Bupati Bone, bahwa peran Dr. Muhtar memang sudah dikenalinya di Bantaeng untuk bisa mengembangkan produksi jagung dibone dan Alhamdulillah justru kesulitan yang dihadapi petani jagung yakni bibit akhirnya terjawab.

Sembari melaporkan kepada Gubernur Sulsel jika masyarakat Desa Unra memang dikenal cukup berani termasuk berani berinovasi dengan lahir desa yang pertama produksi benih Jagung, sambil nyentil orang nomor satu Sulsel dengan sebutan Hibrida NA 29.

Sementara Pelaksanaan panen perdana nampak Nurdin Abdullah didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Bone, Sunardi Nurdin dan ditengah tengah kegiatan sempat nyeletuk dari belakang Gubernur guna memberikan jawaban dari para awak media.

Sunardi Nurdin semenjak jadi Kadis Pertanian telah banyak memberikan prestasi sehingga wajarlah Gubernur juga memberi apresiasi kepada Kadis Pertanian Bone yang bukan saja dari pertanian tanaman pangan tetapi juga jagung unggulan di mana terbukti dua kali rotasi pejabat Pratama masih bertahan pada jabatan sebagai Kadis Pertanian. ***

Print Friendly, PDF & Email
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *