Monday, 18 January 2021
0 views

Mahasiswa Fakultas Teknik Umpar Menggugat Kasus Pengeluaran Sk drop out (DO)

Detektif – Parepare,02-agustus-2019
Mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) Menggelar Aksi solidaritas pagi hari pada pukul 09:00 di kampus dengan Nama Aliansi teknik menggugat kasus pengeluaran SK Drop Out (DO) dan Skorsing (SK) yang di keluarkan oleh Rektor Umpar pada tanggal 19 juli 2019 dan surat di distribusikan kepada yang bersangkutan pada tanggal 23 juli 2019

“satu (1) orang mahasiswa fakultas atas nama Ardiyansah dengan kasus Sk drop out (DO) sekaligus di skorsingnya (SK) 3 mahasiswa selama dua (2) semester yaitu
Hendra Karya YN, Muh. Takdir dan Muhtar yang dimana ini adalah sebuah kebijakan yang membuat segenap mahasiswa kecewa besar karena dinilai cacat prosedur.

Dalam kebijakan yang di keluarkan oleh rektorat membuktikan bahwa Hukum itu memandang bulu dalam arti aturan di berlakukan sesuai keinginan bukan sebagai mana mestinya karena terjadinya perbedaan sanksi atas pelanggaran yang sama tercantum pada SK Rektor UM Parepare tentang DO dan Skorsing 2 smester.

Dan terdapat ketidak sesuaian Poin pelanggaran yang tercantum pada SK Rektor UM Parepare tentang DO dan SK 2 semester dengan asal mula pelanggaran yaitu tentang tidak adanya Izin untuk melakukan kegiatan LP2FT di luar kampus tersebut

setelah mahasiswa menempuh jalur komunikasi membicarakan segala hal yang membuat bingun namun tidak di tanggapi oleh Pimpinan dengan pernyataan sikapnya bahwa kebijakan ini sudah bulat dan tidak dapat di ganggu gugat ungkap,” salah satu mahasiswa fakultas teknik pembuat surat pernyataan tolak SK Rektor UM parepare.(Mardiana)

Print Friendly, PDF & Email
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *