Saturday, 31 October 2020
42 views

Repol S.Ag kunjungi Sipungguk, Masyarakat Sipungguk Minta Aksi Nyata Bukan Kunjungan Saja

 

Kampar – Detektifonline.com, Untuk menindak lanjuti laporan masyarakat Desa Sipungguk yang kena Dampak Banjir Luapan dari Bendungan Ompang Uwai, Wakil ketua DPRD Kabupaten Kampar Repol S.Ag langsung turun ke Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kampar, Riau

Masyarakat desa Sipungguk banyak yang terkena dampak Banjir dari luapan Bendungan Ompang Uwai Akibat ketinggian elevasi permukaan air Ompang Uwai yang sering naik, warga yang berada di dekat empang ini sangat dirugikan. lahan kebun karet warga banyak terendam terendam air. Sehingga untuk beberapa waktu mereka tidak bisa menggarap pohon-pohon karet untuk diambil getahnya. Menurut warga selain Lahan pertanian, Rumah warga ada juga terkena banjir, dan Kolam ikan

Dengan adanya kunjungan Wakil ketua DPRD kampar Repol.S.Ag ke desa Sipungguk Masyarakat yang terkena dampak banjir berharap kepada wakil ketua DPRD yang juga ketua DPD ll partai Golkar agar bisa mencari solusi untuk masalah ini

Hamdan salah seorang warga desa sipungguk yang sering rumah nya terendam banjir meminta kepada Wakil Ketua Dprd Kampar Repol.S.Ag selaku perpanjangan tangan untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan kami ini ke Pemerintahan daerah

“Kami meminta kepada wakil rakyat Pak Repol S.Ag selaku perpanjangan tangan kami untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan kami ke pemerintah daerah supaya betul betul serius untuk menanggani permasalahan yang kami hadapi sekarang, harus aksi nyata bukan sekedar kunjungan saja, tapi dapat kami rasakan apa yang kami harapkan, kami meminta agar memfungsikan pintu ompang uwai , membuat parit besar ketika hujan turun bisa mengalirkan air ke sungai yang ada ” ujar Hamdan,

Menurut Wakil Ketua Dprd Kampar Repol S.Ag, Dia turun ke desa Sipungguk karena sebelumnya ada laporan masyarakat dan mahasiswa

“Ada laporan kemarin dari para mahasiswa. Pagi ini kita kesini,” ujar Repol, Rabu (19/8/2020).

Dikatakan Repol, pihaknya akan mengusulkan masalah ini kepada provinsi agar dilakukan normalisiasi empang atau pengerukan guna mengangkat sedimentasi dasar empang.

(Irfan. D)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *