Wednesday, 25 November 2020
1 views

Tim Banggar DPRD Pasangkayu Minta Kejelasan Anggaran Rp 72 Milyar

 

Pasangkayu, Detektif. -Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) tahun 2020 masih bergulir di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pasangkayu.

Legislatif dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih adu argumen soal kejelasan penambahan anggaran Rp 72 milyar, terkait peruntukkannya untuk apa.

Salah satu anggota banggar Herman Yunus mengatakan, Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Pasangkayu untuk tahun anggaran 2020 itu telah dibahas dan disepakati bersama dengan jumlah Rp 832 miliar lebih.
Seiring berjalannya waktu, Pasangkayu mendapatkan kucuran tambahan anggaran dari Pemerintah Pusat, namun DPRD tidak dilibatkan melakukan pembahasan.

” Seolah – olah tambahan anggaran itu dirahasiakan kepada kami anggota DPRD dan menjadi haram untuk kami ketahui, padahal kami juga punya hak konstitusional yang telah diatur yakni politik anggaran. Kalau kesannya seperti ini, seolah-olah TPAD tidak mau transparan dan mau mengelola sendiri,” tegas Herman Yunus, Kamis, 28 November.

Katanya pada saat rapat ditingkat komisi banyak bahan yang menjadi masukan, dalam hal dimana OPD atau Instansi yang membutuhkan dukungan alokasi anggaran dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Politisi dari PPP itu mengutarakan, jika terus gontok-gontokan antara tim Banggar dan TAPD, karena tidak adanya keterbukaan, maka DPRD juga punya opsi yaitu dibuatkan berita acara menolak pembahasan APBD.

” Kita tuangkan di berita acara bahwa tim Banggar DPRD menolak pembahasan anggaran, karena TAPD tidak mau menyerahkan dokumen sebagaimana yang dimaksud dalam peraturan yang berlaku, clear. Dan TAPD silahkan berargumentasi disitu berdasarkan pasal inilah surat edaran itulah, silahkan,” pungkasnya.

Rapat Banggar tersebut adalah yang ke empat harinya dan dipimpin langsung oleh ketua DPRD Alwiaty, hadir pula wakil ketua I dan II. Ketua TAPD Sekkap Pasangkayu Firman(Jamal)

Print Friendly, PDF & Email
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *