Monday, 18 January 2021
20 views

Pandemi Covid-19, jadi hal yang diungkap dalam Struktur APBD 2021

 

BARRU, DETEKTIFONLINE.COM – Alhamdulillah, sesuai jadwal, akhirnya rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Barru untuk tahun 2021, telah dibahas dan disetujui bersama.

Plt. Bupati Barru Ir. H. Nasruddin Abdul Muttalib, M.Si bersama DPRD Barru telah mengetuk palu, tanda tuntasnya persetujuan eksekutif dan perwakilan rakyat Barru, saat Paripurna DPRD Barru, sore tadi, Senin (30/11/2020).

Penandatanganan nota Persetujuan Bersama yang dibubuhi oleh Plt Bupati Nasruddin dan Ketua DPRD Lukman T, pada
Agenda sidang pada hari ini memiliki makna yang penting dan sangat strategis bagi kesinambungan proses pembangunan daerah yang akan kita rencanakan di tahun 2021 mendatang, karena secara riil merupakan pelaksanaan RPJMD tahun terakhir periode 2016-2021.

“Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2021 ini disusun berdasarkan kebutuhan nyata sesuai dengan perkembangan kondisi yang sangat dinamis dan mendesak untuk dilaksanakan pada saat pandemi Covid-19,” sebut Nasruddin AM dihadapan segenap unsur Legislatif, Forkopimda, dan Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Beliau berujar bahwa usulan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah, telah dilakukan penyesuaian-penyesuaian baik terhadap pendapatan dan belanja yang terdiri dari belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Selain itu dalam rancangan ini telah dipertimbangkan pula rencana pembiayaan daerah sehingga upaya pemerintah akan lebih terarah dalam rangka pencapaian visi dan misi pemerintah daerah.

“Perlu Kami kemukakan bahwa dalam penyusunan anggaran, dilakukan kajian terhadap berbagai aspek, terutama saran dan masukan anggota Dewan sehingga ke depan perencanaan dan pelaksanaan anggaran dilakukan secara lebih hati-hati, proporsional, transparan dan akuntabel,” urai Mantan Sekretaris Daerah Barru ini.

Berikut ringkasan R-APBD tahun anggaran 2021, Pada sisi Pendapatan Daerah; pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp. 956.616.387.907. Sementara Total Belanja mencapai Rp. 960.746.356.643.

Dengan struktur anggaran tersebut, maka pada tahun 2021 akan diawali dengan melakukan efisiensi terhadap penggunaan anggaran.

“Walaupun struktur APBD kita untuk tahun anggaran yang 2021 lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, namun kita tidak ingin komitmen yang sudah terjalin dalam rangka memberikan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan yang sebesar-besarnya bagi rakyat akan terpengaruh” ungkap Plt Bupati Nasruddin AM, penuh semangat dan motivasi.

Mewakili Pemda, ia berujar bahwa sumber daya yang kita miliki merupakan peluang yang harus tetap kita upayakan, sementara tantangan dan hambatan tetap akan kita selesaikan sebagai momentum untuk mendorong terwujudnya pertumbuhan perekonomian daerah yang produktif walaupun kita menghadapi perlambatan akibat Covid-19. Hal ini tentunya akan terwujud apabila semua stakeholder memiliki semangat dan persepsi yang sama dalam melaksanakan tujuan dan sasaran yang telah kita sepakati bersama.

Diakhir sambutannya, Plt Bupati Nasruddin AM mengungkap bahwa kondisi pandemi saat ini, membuat penyusunan APBD tidak lepas dalam pencegahan penanganan covid-19 baik dari sisi kesehatan dan ekonomi diantaranya yaitu pencegahan, penanganan dan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.( Hms/Md )

Print Friendly, PDF & Email
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *