Tuesday, 27 October 2020
12 views

Bupati Barru Buka Pekan Kebudayaan Daerah di Teras Museum Colliq Pujie

 

BARRU-Detektifonline.com, Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Barru 2020, Penampilan Pergelaran Seni dan Budaya secara Live, Di Teras Museum Alun-alun Colliq Pujie, pada Kamis malam (27/8).

Pada pergelaran seni dan budaya ini di hadiri oleh Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si serta Kapolres Barru, Pimpinan OPD, para Camat Barru, Kepala Desa, Lurah dan pegiat seni budaya.

Pekan kebudayaan nasional yang tentunya merupakan program berjenjang dimulai dari tingkat daerah hingga tingkat nasional yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Barru.

Dengan tema “Ruang Bersama Indonesia Bahagia” dan mengangkat isu “Penguatan tubuh masyarakat dalam perspektif budaya”.

Sebuah pergelaran berbasis daring dan luring serta menerapkan protokol kesehatan yang direkomendasikan oleh gugus penanganan COVID-19 dan Disiarkan langsung melalui YouTube @budayasaya, dan Facebook @budayasaya.

Di isi beberapa penampil generasi muda yang bertalenta enerjik, totalitas dan penuh bakat yang telah berpartisipasi dalam bidang seni tari, musik dan suara yang penuh dengan kekompakan. Generasi muda ini merupakan binaan dari beberapa komunitas dan lembaga yang selama ini konsen melestarikan budaya Barru dengan karya cipta dan ide kreasi yang selama ini membanggakan.

Sanggar Bolong Ringgi, Sanggar To Berru, Sanggar Colliq Pujie, Desa Binuang dengan massure, Desa Tellumpanua dengan Pammenca Mappadendang, Desa Batu Pute dengan Pammencanya, Desa Gattareng dengan Sere’ Api nya serta akan ada banyak lagi penampilan yang dapat dinikmati melalui kanal Facebook dan YouTubernya.

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si yang membuka kegiatan ini menyampaikan, “Sangat berterimakasih kepada pihak penyelenggara dan seluruh peserta pekan kebudayaan daerah Kabupaten Barru,
Walaupun Kita sekarang berada pada pendemi Covid-19 adalah wabah yg mendunia, tetapi kita sudah sepakat semuanya bahwa kita tidak boleh pasrah dengan kondisi covid ini”.

Ditengah kemeriahan suasana yang nampak penuh warna dan cahaya yang menarik, Bupati Barru tetap saja mawas dengan mengingatkan segenap undangan, panitia, dan hadirin untuk menjaga Protokol Kesehatan Covid-19 dengan ketat.

“Namun, bapak/ibu yang kami hormati kami bangga sudah menyesuaikan langkah-langkah mengikuti protokol kesehatan, yang pertama pintu gerbang telah di siapkan tempat cuci tangan, sabun, air mengalir, dan pemeriksaan suhu badan, jika suhunya di atas ketentuan tentunya tidak diperkenankan untuk masuk di kegiatan ini dan kursinya di atur jaraknya sedemikian rupa” Ulasnya lebih jauh dan salut atas upaya panitia pelaksana memenuhi persyaratan sarana prasarana protokol kesehatan Covid-19.

Suardi Saleh berharap agar sepanjang pekan kebudayaan ini, setiap hadirin tetap taat pada protokol kesehatan.

“Ini pekan kebudayaan daerah pertama kalinya kita laksanakan di Kabupaten Barru tetapi sesungguhnya kegiatan-kegiatan dalam rangka upaya memajukan kebudayaan di Kabupaten Barru selama ini kita laksanakan” tambahnya.

Pekan kebudayaan memang baru tahun ini digelar, sebelumnya festival budaya setiap tahun kita lakukan dan sampai saat ini sudah ke enam kalinya kita lakukan. Hal ini salah satunya untuk menemukan bakat dan format terbaik untuk menentukan delegasi pekan kebudayaan yang sifatnya berjenjang.

“Mudah-mudahan nanti, kita bisa mengirim yang memang memungkinkan bisa mewakili Sulawesi Selatan dan mendapat juara di tingkat nasional, tapi yang paling penting sekarang kita sudah di beri ruang untuk berekspresi kita tidak dibatasi oleh covid ini tetapi kita beradaptasi, kita menyesuaikan dengan covid ini, sehingga pentas ini berjalan, penguatan kebudayaan kita lakukan tetapi kita tetap kondisi aman Insya Allah” tutup Suardi Saleh yang berharap setiap peserta menampilkan suguhan terbaiknya demi cita-cita mengharumkan kebudayaan Barru di pentas Nasional.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati dengan pemukulan lesung, didampingi oleh Kepala Dinas, Kapolres Barru, serta dihadiri oleh Camat Barru, bersama beberapa pejabat Daerah dan tingkat Desa termasuk penonton lainnya.

(Asr/Humas Barru)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *