Thursday, 29 October 2020
342 views

Warga Tolak Penguasaan Mata Air Botto Sajang Oleh Pengusaha Air Galon

 

BARRU-Detektifonline.com, Selama musim kemarau seperti saat ini, warga Dusun Bunne Desa Kading Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru mengalami kekuragan air bersih terutama untuk keperluan sehari-hari.

Kekuragan air bersih di Dusun Bunne menimbulkan masalah yang sampai sekarang tidak ditemukan titik temu atau tidak menemukan solusi yang bisa memuaskan seluruh pihak yang bertikai permasalahan persoalan air bersih.

Salah seorang warga Dusun Bunne Ansar saat ditemui awak media ini pada pukul 02:30 wita, 09/09/2020. Mengatakan bahwa Beberapa tahun yang lalu Pemkab Barru membangun bak air yang sumber mata airnya dari gunung Botto Sajang. Pada awalnya bak mata air yang dibagun oleh Pemkap tersebut dapat mengaliri dan memenuhui kebutuhan beberapa kepala keluarga (KK) di Dusun Bunne dan sekitarnya.

Lanjut dia mengatakan permasalahan timbul karna ada salah satu pengusaha air galon berinisial RDW membagun usaha air galon yang mana usahanya tersebut menggunakan sumber air yang dari Botto Sajang, pengusaha ini membuat saluran mata air yang langsung dari sumber mata air Botto Sajang. Sehingga mengakibatkan debit air yang mengalir ke pemukiman penduduk semakin berkurang, berkurangnya debit air ke rumah penduduk karna saluran air yang dibuat oleh RDW untuk kepentingan bisnis air galonnya sehingga warga protes dengan adanya pengusaha air galon yang mengunakan air untuk kepentigan bisnisnya sementara dipihak lain warga kekuragan air bersih hanya untuk kepentigan sehari hari.

Pengusaha air galon seperti ini tidak boleh seakan akan punya kuasa dalam memanfaatkan air dengan mengorbangkan orang banyak.

Warga menghendaki supaya mendahulukan kepentigan orang banyak dari pada kepentingan bisnis dan warga berharap agar pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten dan DPRD Barru agar mengambil sikap tegas ke pengusaha agar tidak mengganggu dan tidak mengurangi debit air yang mengalir ke rumah warga.

(Red/Asr)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *