Friday, 23 October 2020
179 views

Ucapan Duka tak Cukup, Sanksi Tambang Liar di Barru

 

BARRU-Detektifonline.com,Sesungguhnya kita milik Allah dan sungguh hanya kepada-Nya kita akan kembali. Ya Allah, berilah mereka pahala dalam musibah mereka dan berilah ganti yang lebih baik. Amin ya rabbil alamin.

Setiap musibah yang terjadi seperti contoh banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, perlu kita memetik hikmah dan mengambil pelajaran bahwa hubungan mahluk dengan alam sekitar harus terjaga dengan baik dengan cara menjaga kelestarian alam.

Seringkali alasan ekonomi sehingga manusia tidak memperdulikan dampak yang bisa ditimbulkan oleh perbuatannya. Seperti melakukan penambangan di gunung dan sungai secara ilegal.

Pengerukan gunung-gunung yang dilakukan di beberapa titik di Kabupaten Barru sangat berpotensi menimbulkan terjadinya erosi hingga banjir besar. Sebagai contoh, pengerukan gunung tak berizin di Jalangnge (sebelum kuliner gogos), Kecamatan Mallusetasi, dan beberapa tempat lainnya sangat berpotensi menimbulkan longsor dan banjir.

Ini terlihat saat hujan, meskipun hujan tidak terlalu deras, air yang mengalir dari gunung sangat deras sampai menggenangi badan jalan raya.

Ucapan duka cita dan pemberian bantuan-bantuan kepada korban bencana tidak cukup, tetapi kita harus mengambil pelajaran dari bencana dari daerah lainnya agar Kabupaten Barru terhindar dari hal serupa.

Pemerintah Kabupaten Barru dan aparat keamanan harus tegas terhadap penambang liar. Ini tak sulit dilakukan bila ada kemauan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. (Asr)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *