Friday, 23 October 2020
0 views

Camat Pasangkayu Memilikin Progres Pengembangan Yang Signifikan Untuk Kemajuan Kabupaten

Pasangkayu, Detektif -Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) terdiri dari 2 kelurahan, Kelurahan Pasangkayu dan Kelurahan Martajaya serta 4 desa, masing-masing, Desa Ako, Gunung Sari, Karya Bersama dan Desa Pakawa. Sebagai ibu kota Kabupaten, kecamatan ini memiliki progres pengembangan yang signifikan dengan kemajuan kabupaten. Bahkan Pasangkayu ke depan menjadi adalah etalase kabupaten.

Terkait dengan ini, Camat Pasangkayu, Hasbi, Selasa (13/08/2018) katakan kalau ke depan kecamatan yang dipimpinnya akan bergerak secara gradual untuk memantapkan posisi sebagai ibu kota kabupaten. Karena itu menurut Hasbi, Pasangkayu harus tampil secara maksimal dalam posisinya sebagai ibu kota, dimana layanan pemerintahan kabupaten berpusat. Begitu juga sebagai pusat perekonomian dan budaya sentrumnya ada di wilayah ini.

Menurut Camat Hasbi, pariwisata adalah salah satu sisi dengan potensi besar Kecamatan Pasangkayu. Mantan Camat Pedongga ini mencontohkan bagaimana obyek-obyek wisata Pantai Tanjung Babia yang begitu ramai pengunjuk di saat hari-hari libur. Demikian pula, Bundara Smart dengan air mancurnya, Pasangkayu Beach dan Pantai Vova Sanggayu telah menjadi tujuan refresing oleh masyarakat Pasangkayu, maupun luar Pasangkayu.

“Khusus untuk Pantai Tanjung Babia, walaupun keindahan alamnya tidak lebih eksotik dari obyek wisata pantai lainnya di Kabupaten Pasangkayu, namun telah menjadi tempat berwisata yang sangat diminati masyarakat untuk liburan. Tinggal bagaimana menata pantai ini lebih optimal, misalnya pada fasilitas sarana kuliner dan tempat-tempat peristirahatan lainnya,” kata Camat Hasbi.

Ke depan menurut Hasbi, Pantai Tanjung Babia sangat potensil untuk dikembangkan wisata pendukungnya, khususnya kuliner. Karena ini akan mendorong masyarakat untuk bergerak di bidang ini dalam memajukan ekonominya. Hasbi yakin, jika di Tanjung Babia sudah ditata gazebo dan tempat jualan makanan khas lokal. Itu akan semakin meningkatkan jumlah pengunjung. Bahkan bisa menjadi ciri khas tersendiri dengan kulinernya, ini akan selalu mengingatkan untuk datang.(Jamal)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *